Mobile: Perbedaan Native Apps, Web Apps dan Hybrid Apps

Kehidupan masyarakat saat ini tak bisa dilepaskan dari yang namanya aplikasi seluler. Dan biasanya, saat diperhadapkan dengan hal ini kita akan menemui rentetan terminologi (berbagai istilah), yang masih banyak belum kita ketahui maknanya. Misalnya saja apa itu iOS dan Android, atau perbedaan native, web dan hybrid apps.

Tahukah anda kalau beberapa istilah ini perlu anda ketahui sebelum akhirnya memutuskan untuk memilih mana yang paling tepat untuk aplikasi anda? Pilihan anda bergantung pada banyak faktor, termasuk anggaran dan tenggat waktu anda.

Nah, untuk anda yang masih bingung memilihnya, kami akan memberikan sedikit pemahaman tentang berbagai jenis aplikasi yang tersedia, untuk membantu anda mengambil keputusan yang berhubungan dengan teknologi apa, yang harus anda pilih untuk membangun aplikasi yang anda gunakan.

Ketika berbicara tentang pengembangan aplikasi, biasanya kita juga akan berbicara tentang pengembangan untuk perangkat seluler, termasuk ponsel cerdas (smartphone), phablet dan tablet. Selain itu, ada juga aplikasi untuk web dan perangkat yang dapat dikenakan seperti jam tangan pintar.

Tapi khusus di dalam artikel ini kami hanya akan memberikan penjelasan dalam batasan perangkat seluler, seperti ponsel dan tablet saja.

Native Apps vs Web Apps vs Hybrid Apps

Saat kita memasuki dunia era seluler, banyak perusahaan yang menghadapi tantangan yang sama saat mempertimbangkan aplikasi seluler besutannya, yaitu diperhadapkan oleh berbagai pertanyaan yang salah satunya adalah aplikasi apa yang harus dibangun.

Jawaban pertanyaan di atas tergantung pada prioritas perusahaan dan beberapa faktor lainnya, seperti:

  • Seberapa cepat anda membutuhkan aplikasi tersebut
  • Apa yang coba anda lakukan dan capai dengan aplikasi itu
  • Anggaran untuk pengembangan aplikasi
  • Fitur apa yang anda butuhkan

Dalam ranah seluler, anda mungkin sering mendengar istilah seperti aplikasi native (asli), web, atau bahkan hibrid, bukan? Tahukah anda apa perbedaan di antara ketiga aplikasi ini? Bisakah anda menyebutkan salah satu perbedaannya?

Bagi anda yang mungkin belum tahu aplikasi seperti apa sebenarnya native, web dan hibrid ini, anda tidak perlu berkecil hati karena anda bisa mengetahuinya sekarang.

Sedangkan untuk anda yang sudah mengenal ketiga aplikasi ini, anda boleh membacanya sekali lagi, mana tahu ada beberapa hal yang belum anda ketahui atau ada bagian yang tak sengaja terlewatkan oleh anda mengenai aplikasi-aplikasi ini.

Native Appication (Aplikasi Asli)

Aplikasi asli atau native adalah aplikasi yang hidup di perangkat anda dan dapat diakses melalui ikon yang terdapat di layar awal perangkat anda tersebut. Aplikasi asli dipasang melalui toko aplikasi (seperti Google Play atau App Store Apple).

Yang membedakan aplikasi native (asli) dari aplikasi web dan hibrida adalah mereka dikembangkan secara khusus untuk satu platform atau perangkat tertentu. Contohnya pada android terdapat di dalam Java, sedangkan pada iphone terdapat di dalam Objective-C.

Keuntungan memilih aplikasi asli adalah karena aplikasi tersebut cepat, responsif karena dibuat untuk platform tertentu dan paling dapat diandalkan jika menyangkut pengalaman pengguna, serta memiliki performa terbaik.

Aplikasi asli juga dapat berinteraksi dengan semua fitur sistem operasi perangkat, seperti mikrofon, kamera, daftar kontak, GPS, akselerometer, kompas dan lain sebagainya.

Mereka juga dapat menggabungkan gerakan (baik gerakan sistem operasi standar atau isyarat baru yang ditetapkan aplikasi). Aplikasi asli ini juga bisa menggunakan sistem notifikasi perangkat dan dapat bekerja offline.

Tapi kekurangannya adalah anda harus mengeluarkan biaya yang lebih besar jika ingin membangun aplikasi untuk berbagai platform (seperti iphone dan Android) dan untuk menjaga pembaruan aplikasi asli anda.

Aplikasi Web

Berbeda dengan aplikasi asli (native application), Web app bukanlah aplikasi nyata. Aplikasi ini pada dasarnya adalah situs web, dengan interaktivitas yang mirip dengan aplikasi seluler atau dalam banyak hal terlihat dan terasa seperti aplikasi asli, tapi tidak diimplementasikan dengan cara yang sama.

Aplikasi web ini berjalan di beberapa browser, seperti Safari atau Chrome dan biasanya ditulis dalam HTML5 atau Javascript. Jika startup anda menggunakan anggaran dan tidak memerlukan fungsionalitas yang rumit atau akses ke fitur sistem operasi, maka membangun aplikasi web dapat menjadi opsi yang paling murah dan mudah.

Kelemahannya adalah aplikasi web kadang kala bisa menjadi lebih lambat, kurang intuitif dan tidak dapat diakses melalui toko aplikasi. Selain itu, users anda tidak akan memiliki ikon aplikasi web yang diunduh secara otomatis ke layar beranda.

Biasanya para pengguna akan menavigasinya ke URL khusus dan kemudian memiliki opsi untuk “menginstal” aplikasi tersebut di layar awal dengan membuat bookmark ke halaman itu.

Aplikasi web menjadi sangat populer ketika HTML5 muncul dan orang-orang menyadari bahwa mereka dapat memperoleh fungsi seperti aplikasi asli di browser. Saat ini, karena semakin banyak situs menggunakan HTML5, perbedaan antara aplikasi web dan halaman web biasa pun menjadi buram atau samar.

Pada tahun 2011 Financial Times menarik aplikasi asli dari Apple App Store, untuk menghindari biaya berlangganan dan mempertahankan hubungan yang lebih dekat dengan pelanggan mereka. Sebaliknya, ia keluar dengan aplikasi web iPhone (app.ft.com), seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini:

Dalam banyak hal aplikasi webnya sulit dibedakan dari aplikasi native, dimana tidak terdapat tombol atau bilah browser yang terlihat, meskipun berjalan di safari (saat diakses dari iphone).

Pengguna juga dapat menggeser secara horizontal untuk berpindah ke bagian baru dari aplikasi, bahkan memungkinkan anda untuk membaca surat kabar offline.

Ini semua adalah fitur yang tersedia di HTML5. Selain itu juga tersedia GPS, fitur ketuk untuk menelepon dan ada juga kamera API, meskipun memang belum terlihat aplikasi web (atau halaman web) yang memanfaatkannya sejauh ini.

Sayangnya, fitur asli tetap tidak dapat diakses (setidaknya untuk sekarang) di browser, seperti mengirim pemberitahuan push, bekerja offline dan lain-lain, berjalan di latar belakang, informasi akselerometer (selain mendeteksi lansekap atau orientasi potret), serta memiliki gerakan yang rumit.

Aplikasi Hibrida

Aplikasi hibrida adalah bagian dari aplikasi asli atau bagian aplikasi web. Bisa dibilang kalau aplikasi ini pada dasarnya merupakan gabungan atau kombinasi dari aplikasi native dan web. Akan tetapi, banyak orang yang sering salah menyebutnya sebagai “aplikasi web”.

Aplikasi hibrida ini berfungsi di berbagai platform. Pengguna dapat memasangnya di perangkat mereka seperti aplikasi asli, tapi sebenarnya ini adalah aplikasi web.

Layaknya aplikasi asli, hybrid app ini berada di toko aplikasi dan dapat memanfaatkan banyak fitur perangkat yang tersedia. Seperti aplikasi web, mereka mengandalkan HTML yang diberikan di browser, dengan peringatan bahwa browser tertanam di dalam aplikasi.

Seringkali, perusahaan membuat aplikasi hibrida sebagai pembungkus untuk halaman web yang ada, karena dengan cara itu, mereka berharap akan mendapatkan kehadirannya di app store, tanpa menghabiskan banyak upaya untuk mengembangkan aplikasi yang berbeda.

Atau dengan kata lain, penerapan pembungkus tersebut bertindak sebagai jembatan antara platform untuk mengakses fitur asli.

Aplikasi hibrida juga populer karena memungkinkan pengembangan lintas platform dan dengan demikian secara signifikan mengurangi biaya pengembangan: yaitu, komponen kode HTML yang sama dapat digunakan kembali pada sistem operasi seluler yang berbeda.

Alat seperti PhoneGap dan Sencha Touch memungkinkan orang untuk mendesain dan mengkode di seluruh platform, menggunakan kekuatan HTML.

Walgreens menyediakan dua aplikasi hibrida yang sangat mirip, yatu satu untuk Android dan yang satu lagi untuk iPhone. Kedua aplikasi memiliki beberapa bagian dan banyak fitur asli seperti akses ke pemberitahuan dan fitur Refill by scan yang menggunakan kamera ponsel untuk mengisi ulang preskripsi.

Aplikasi hibrida ini memiliki beberapa kelebihan, seperti:

  • Dibangun pada teknologi web HTML, CSS dan Javascript sehingga lebih mudah untuk dibangun
  • Lebih murah dibandingkan dengan aplikasi asli
  • Satu aplikasi untuk semua platform yang menggunakan teknologi seperti Cordova
  • Tidak diperlukan browser sebagai lawan dari aplikasi web
  • Memiliki akses ke perangkat internal API, dapat mengakses penyimpanan, kamera dan lain-lain
  • Lebih cepat dikembangkan daripada aplikasi asli karena anda memiliki basis kode tunggal

Tak hanya keuntungan, aplikasi hibrida ini juga memiliki beberapa kekurangan, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Lebih lambat dari aplikasi asli
  • Lebih mahal daripada aplikasi web standar, karena dilengkapi dengan pembungkusnya
  • Pada dasarnya anda bergantung pada platform pihak ketiga
  • Kurang interaktif dibandingkan aplikasi asli
  • Kustomisasi akan menjauhkan anda dari model hibrida, dimana anda akan dibawa ke aplikasi asli
  • Dengan hibrida, anda harus menghadapi masalah yang berasal dari sistem asli dan sistem hibrida, yang membuat perbaikan bug menjadi lebih sulit.
  • Performanya juga merugikan, karena aplikasi hibrida dimuat dalam tampilan web.
  • Pengalaman pengguna sering dikorbankan, karena and tidak bisa menyesuaikan aplikasi berdasarkan platform
  • Anda tidak bisa menyesuaikan aplikasi, seperti yang bisa anda lakukan pada aplikasi asli.

Aplikasi Asli, Web atau Hibrida : Manakah Yang Lebih Baik?

Di atas kita telah membahas tentang apa itu aplikasi asli, web dan hibrida. Kini anda sudah tahukan perbedaan di antara ketiga aplikasi tersebut? Lantas, sudahkah anda menentukan pilihan anda?

Masing-masing jenis aplikasi di atas memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Dan untuk membuat pilihan yang tepat, penting bagi anda untuk memahami perbedaan di antara aplikasi tersebut, sehingga anda tidak menyesal nantinya.

Untuk memudahkan anda menjatuhkan pilihan, berikut ini kami akan menyajikan beberapa informasi alternatif terkait dengan ketiga jenis aplikasi tersebut.

  • Fitur perangkat

Meskipun aplikasi web dapat memanfaatkan beberapa fitur, akan tetapi aplikasi asli (dan komponen asli dari aplikasi hibrid) memiliki akses ke perlengkapan lengkap fitur khusus perangkat, termasuk GPS, kamera, isyarat dan pemberitahuan.

  • Fungsi offline

Aplikasi asli paling baik digunakan pada saat tidak ada konektivitas. Sedangkan pada aplikasi web telah tersedia HTML5, tetapi masih lebih terbatas daripada yang bisa anda dapatkan ketika anda memilih aplikasi native.

  • Dapat ditemukan

Aplikasi web memenangkan keunggulan untuk kemampuannya yang mudah ditemukan. Konten jauh lebih mudah ditemukan di web daripada di aplikasi. Ketika orang memiliki pertanyaan atau kebutuhan informasi, mereka pergi ke mesin pencari, ketik permintaan mereka dan memilih halaman dari hasil pencarian.

Mereka tidak pergi ke app store, mencari aplikasi, mengunduhnya dan kemudian mencoba menemukan jawabannya di dalam aplikasi tersebut. Meskipun ada aplikasi aficionados yang terdapat di toko aplikasi, namun sebagian besar pengguna tidak suka menginstal dan menyimpan banyak aplikasi di perangkat mereka.

Itu dikarenakan hal tersebut dianggap hanya akan membuang-buang ruang di perangkat mereka. Umumnya orang-orang hanya akan menginstal aplikasi yang sering mereka gunakan saja.

  • Kecepatan

Aplikasi asli memenangkan persaingan dalam hal kecepatan. Pada tahun 2012, Mark Zuckerberg menyatakan bahwa kesalahan terbesar Facebook adalah bertaruh di web seluler dan tidak pada aplikasi asli.

Pada awalnya, aplikasi Facebook telah menjadi aplikasi hibrida dengan inti HTML. Namun pada tahun 2012, Facebook berganti dari penggunaan hibrida menjadi aplikasi native. Dalam hal ini, ketanggapan adalah kunci untuk kegunaan.

  • Instalasi

Memasang aplikasi asli atau hibrida merupakan sebuah pergumulan bagi para pengguna. Mereka harus benar-benar termotivasi untuk membenarkan biaya interaksi. Sedangkan “memasang” aplikasi web melibatkan pembuatan bookmark di layar beranda.

Meskipun terbilang lebih sederhana daripada mengunduh aplikasi baru dari toko aplikasi, namun cara ini masih kurang familiar bagi pengguna, karena orang-orang tidak banyak yang menggunakan bookmark di seluler mereka.

  • Pemeliharaan

Membiayai aplikasi asli merupakan hal yang rumit tidak hanya untuk pengguna, tetapi juga untuk pengembang (terutama jika mereka harus berurusan dengan beberapa versi dari informasi yang sama pada platform yang berbeda), karena perubahan harus dikemas dalam versi baru dan ditempatkan di toko aplikasi.

Di sisi lain, mempertahankan aplikasi web atau aplikasi hibrida adalah semudah mempertahankan halaman web dan itu dapat dilakukan sesering mungkin atau kapan pun saat diperlukan.

  • Kebebasan platform

Meskipun browser yang berbeda dapat mendukung versi HTML5 yang berbeda, namun jika independensi platform itu penting, akan lebih baik jika anda menggunakan aplikasi web dan aplikasi hibrida dibandingkan dengan aplikasi asli. Seperti yang dibahas sebelumnya, setidaknya bagian dari kode dapat digunakan kembali saat membuat aplikasi hibrid atau web.

  • Pembatasan konten, proses persetujuan dan biaya

Berurusan dengan pihak ketiga yang menerapkan aturan pada konten dan desain anda dapat membebani baik dalam hal waktu maupun uang. Aplikasi asli dan hibrida harus melewati proses persetujuan dan pembatasan konten yang diberlakukan oleh toko aplikasi, sedangkan web gratis untuk semua.

  • Biaya pengembangan

Untuk masalah biaya, mengembangkan aplikasi hibrida dan web bisa dikatakan lebih murah dibandingkan dengan aplikasi asli. Hal ini dikarenakan aplikasi tersebut memerlukan keterampilan membangun pengalaman sebelumnya dengan web.

Beberapa orang mengaku kalau aplikasi asli sepenuhnya memang lebih mahal dibandingkan dengan dua aplikasi yang lainnya, karena membutuhkan lebih banyak bakat khusus.

Namun di sisi lain, HTML5 cukup baru dan dan banyak respon yang positif tentangnya, serta pemahaman yang baik tentang pengembangan untuk web seluler dan aplikasi hibrida juga merupakan keterampilan yang cukup maju.

  • Antarmuka pengguna

Jika salah satu prioritas anda adalah memberikan pengalaman kepada pengguna yang konsisten dengan sistem operasi dan dengan sebagian besar aplikasi lain yang tersedia di platform, maka aplikasi asli adalah pilihan yang paling tepat.

Tapi bukan berarti anda tidak bisa melakukan hal yang sama pada aplikasi web dan hibrida. Hanya saja grafik dan visual tidak akan persis sama dengan pengguna yang mungkin sudah terbiasa dengan aplikasi native dan itu akan lebih sulit untuk memanfaatkan kekuatan seluler dan mengurangi keterbatasan seluler.

Nah, itulah tadi beberapa alternatif yang bisa kami berikan kepada anda. Kini saatnya bagi anda untuk memutuskan yang mana aplikasi yang paling berkualitas dan baik untuk pernagkat anda.

Dari penjelasan di atas, maka bisa kita ambil kesimpulan bahwa aplikasi asli atau native tampaknya lebih unggul daripada dua aplikasi lainnya, karena mereka dikembangkan berdasarkan pedoman pengalaman teknis dan pengguna.

Aplikasi asli juga dapat dengan mudah mengakses kemampuan perangkat pengguna yang ada di dalamnya (misalnya Kontak, GPS, kamera dan lain-lain).

Kebanyakan orang biasanya akan menyarankan pengembangan aplikasi asli. Namun, jika anda tidak terlalu khawatir tentang pengalaman pengguna secara keseluruhan dan ingin mendapatkan sesuatu untuk dipasarkan dengan cepat dan murah, aplikasi web dapat menjadi pilihan yang tepat untuk anda.

Perdebatan tentang pilihan aplikasi terbaik dari ketiga jenis aplikasi ini sampai kapan pun akan terus terjadi, karena masing-masing orang pada dasarnya memiliki pandangan yang berbeda-beda terhadap hal-hal tertentu.

Sementara diskusi untuk membedakan ketiga aplikasi seluler ini terus berlanjut, penting untuk diingat bahwa anda tidak harus bingung memilih aplikasi mana yang ingin anda terapkan pada pernagkat anda.

Anda tinggal pilih berdasarkan pada apa yang anda butuhkan dari aplikasi tersebut. Jika anda memilih pendekatan yang tidak mengizinkan aplikasi anda memanfaatkan fitur perangkat misalnya, maka anda hanya akan menghabiskan banyak waktu dan uang ketika memutuskan untuk menambahkan fitur.

Ingatlah bahwa pilihan antara aplikasi asli, web, atau hibrida tergantung pada sejumlah faktor, termasuk kebutuhan bisnis, persyaratan aplikasi, keterampilan pengembang dan waktu.

Intinya adalah bahwa setiap jenis aplikasi menawarkan pengalaman yang tidak sama dan penting untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan masing-masing aplikasi sebelum menjatuhkan pilihan.

« Previous Post
Next Post »