“Google Maps”, Aplikasi Peta Online Yang Sangat Berguna

Jangan heran dengan canggihnya teknologi di zaman sekarang ini, semua hal yang ada pun dipermudah dengan adanya teknologi. Salah satunya adalah dengan hadirnya aplikasi Google Maps, buat kamu yang menggunakan smartphone pasti udah gak asing dengan hal tersebut. Ya, aplikasi satu ini hadir untuk membantu kita untuk melihat peta atau suatu alamat.

Kalau dulu kita masih memakai peta kertas atau memakai kompas, maka sekarang dipermudah dengan peta online atau Google Maps. Lalu apa saja fungsi dari peta online tersebut? Nah dalam artikel ini, kita akan membahasnya lebih jelas lagi. Yuk, mari kita simak sama-sama artikel berikut ini.

Penjelasan Tentang Google Maps

Google maps adalah sebuah perangkat lunak dalam internet yang berisi peta atas sebuah wilayah atau lokasi. Google Maps adalah layanan pemetaan web yang dikembangkan oleh Google. Layanan ini memberikan citra satelit, peta jalan, panorama 360°, kondisi lalu lintas dan perencanaan rute untuk bepergian dengan berjalan kaki, mobil, sepeda atau angkutan umum.

Peta Online atau membuka peta secara online kini dapat dilakukan secara mudah melalui servis gratis dari Google. Bahkan servis ini menyediakan API (Application Programming Interface) yang memungkinkan developer lain untuk memanfaatkan aplikasi ini di aplikasi buatannya. Tampilan Google Maps pun dapat dipilih, berdasarkan foto asli atau peta gambar rute saja.

Apa sih API tersebut (Application Programming Interface)? API adalah salah satu fasilitas aplikasi yang dibuatkan oleh google untuk memfasilitasi pengguna yang ingin menggabungkan Google Maps ke dalam website masing-masing dengan menampilkan data point milik sendiri.

Dengan menggunakan Google Maps API, Google Maps dapat disimpan pada website eksternal. Supaya aplikasi Google Maps dapat perlihatkan di website tertentu, diperlukan adanya API key. API key merupakan kode unik yang digenerasikan oleh google untuk suatu website tertentu, agar server Google Maps dapat mengenali.

Sebelumnya, situs google ini hanya dikenal sebagai mesin pencari atau search engine di dunia internet saja. Namun seiring berkembangnya teknologi, maka google membuat terobosan baru yang berbeda dengan mesin pencari lainnya. Hal ini merupakan sebuah strategi yang dibuat oleh pengelola sistus google, agar menarik minat para pengguna internet.

Sehingga mereka tidak hanya mengunjungi situs google tersebut ketika sedang mencari sebuah situs yang memuat konten yang mereka inginkan. Namun ada fasilitas lain yang diberikan oleh situs google bagi mereka yang menginginkan untuk mengetahui sebuah lokasi, yaitu dengan cara melalui perangkat lunak tersebut.

Pada Oktober 2004, perusahaan ini diakuisisi oleh Google yang diubah menjadi sebuah aplikasi web. Setelah akuisisi tambahan dari perusahaan visualisasi data geospasial dan analisis lalu lintas, Google Maps diluncurkan pada Februari 2005.

Google Maps dibuat dengan menggunakan kombinasi dari gambar peta, database serta objek-objek saling aktif yang dikerjakan dengan bahasa pemrograman HTML, Javascript dan AJAX serta tidak sedikit bahasa pemrograman lainnya. Bagian-bagian gambar peta yang merupakan gabungan dari gambar-gambar yang berukuran 256 x 256 pixel. Tiap-tiap 256 x 256 tile mewakili gambar tertentu dalam longitude, latitude dan ukuran peta level tertentu.

Bagaimana Cara Melihat Google Maps? Cara melihat layanan ini sangat sederhana dan kamu tidak perlu menginstall software seperti halnya Google Earth. Yang paling penting adalah kamu harus terhubung dengan internet dan untuk bisa melihat layanan Maps, kamu harus meluncur ke situs resminya yaitu di maps.google.com.

Setelah masuk ke situs resminya, kamu tinggal mencari peta jalan yang diinginkan dengan cara mengetikkan jalan atau daerah yang dicari di Google Maps. Perlu diingat bahwa dalam mengetikkan nama jalan atau daerah yang dicari, kamu harus benar-benar mengetikkan secara detil agar hasil peta yang muncul sesuai dengan nama jalan atau daerah yang diinginkan.

Google Maps API terdapat 4 jenis pilihan model peta yang disediakan oleh Google seperti berikut ini:

  • Satellite adalah untuk menampilkan keadaan luar angkasa.
  • Terrain adalah peta yang menampilkan detail sebuah relief bumi dan menampilkan seberapa tingginya suatu lokasi, contohnya akan menampilan gunung dan dataran biasa.
  • Roadmap adalah peta yang hanya berbentuk 2 dimensi.
  • Hybrid adalah kombinasi antara Satellite dengan Roadmap yang berarti akan menampilkan jalan dan nama kota.

Tampilan satelit Google Maps adalah “top-down”. Sebagian besar citra satelit yang tersedia adalah tidak lebih dari tiga berusia tahun dan diperbarui secara teratur. Google Maps menggunakan varian dekat dari proyeksi Mercator dan karena itu Google Maps tidak dapat secara akurat menunjukkan daerah di sekitar kutub.

Cara Menggunakan Google Maps:

  1. Tentukan tujuan. Buka aplikasi dan ketik di kotak pencari tempat tersebut.
    Alternatif: Buka aplikasi, tekan ikon mobil, tekan Mulai mengemudi, cari lokasi. Bisa dari hasil share location, misalnya dari WhatsApp. Tekan peta di percakapan akan membuka lokasi itu di Google Maps.
  2. Tekan tombol petunjuk Arah di kanan bawah.
  3. Kamu akan melihat pilihan rute menuju ke tempat tersebut, bersama perkiraan waktu tiba dan jarak.
  4. Kamu bisa melihat detil rute perjalanan kalau tekan Tahap dan Lainnya di pojok kiri bawah.
  5. Untuk menggunakan panduan arah, tekan tombol MULAI di kanan bawah.
  6. Google Maps akan masuk ke mode mengemudi, panduan suara aktif dan kamu bisa memulai perjalanan. Mode mengemudi akan berubah ke warna gelap kalau malam.

Fungsi Google Maps

Mempercepat pencarian sebuah lokasi dalam waktu nan singkat. Karena dengan tekhnologi digital sistem pencarian akan berlangsung dengan cepat. Dengan layanan ini, seseorang bisa menemukan lokasi yang ia maksudkan. Sangat mudah sekali, bahkan buat lokasi nan terkategori sebagai lokasi terpencil pun masih bisa diakses.

Mempermudah sistem penyimpanan peta. Karena dengan teknologi digital menjadikan kita tidak perlu ruang yang khusus untuk menyimpan sebuah peta. Sebab, dalam perangkat lunak ini data disimpan dalam bentuk digital.

Membantu seseorang yang sedang bepergian untuk mencari jalan yang cepat pada lokasi yang hendak ditujunya. Hal ini adalah hal lain yang menjadi kelebihan dari adanya layanan ini. Banyak sekali orang yang mau bepergian yang tak mengerti dengan jelas arah jalan yang akan mengantarkannya ke tempat tujuan yang dimaksudkan. Banyak dari mereka yang tersesat karena tidak tahu jalan. Bertanya pada setiap orang yang ditemui di jalan pun bukan menjadi solusi yang mudah untuk dilakukan.

Mencari SPBU atau tempat makan sambil terus bernavigasi. Apakah kamu ingin mengukur waktu tempuh dengan memasukkan beberapa tempat sekaligus? Baru-baru ini Google Maps meluncurkan fitur baru di mana kamu bisa memasukkan beberapa tempat sekaligus dalam satu kali navigasi.

Adanya pembaharuan data yang lebih cepat daripada menggunakan peta konvensional. Pembaharuan yang ada di dalam layanan ini tentunya dilakukan dengan sangat cepat, lebih cepat dibandingkan dengan peta konvensional yang ada.

Maksimalkan street view. Seperti orang kebanyakan, mungkin kamu memesan hotel melalui situs online. Jika kamu ingin tahu seperti apa area di sekitar hotel yang kamu akan pesan atau kamu ingin memastikan jika hotel yang kamu sewa dekat dengan restoran atau mini market, gunakan saja fitur Street View di Google Maps.

Untuk mengetahui lokasi tempat baru yang belum kita ketahui sebelumnya. Hal ini tentu sangat membantu ketika kita akan menuju ke lokasi tersebut. Sebelum melakukan perjalanan kita sudah mendapatkan bekal nan cukup tentang arah jalan yang akan ditempuh buat sampai kepada lokasi tersebut. Terkadang memang sulit bagi seseorang buat menuju lokasi yang belum pernah ia ketahui atau datangi sebelumnya.

Untuk mengetahui estimasi waktu perjalanan. Salah satu keuntungan menggunakan Google Maps adalah dapat mengetahui estimasi waktu perjalanamu. Kamu dapat memanfaatkan fitur ini untuk memprediksikan berapa lama kamu akan tiba di lokasi yang kamu tuju tersebut sehingga kamu bisa berangkat dan tiba tepat waktu. Google Maps secara otomatis akan menunjukkan jalan dengan estimasi yang cepat sampai tujuan. Tapi, ada baiknya kamu menyediakan spare waktu untuk menghindari kemacetan yang tiba-tiba terjadi.

Manfaatkan fitur “Offline”. Menggunakan Google Maps di area dengan koneksi yang tidak stabil bisa membuat frustasi dan senewen, apalagi ketika kamu harus mencari alamat di area yang asing bagi kamu. Google Maps sekarang memiliki fitur di mana kamu bisa menyimpan area yang akan kamu kunjungi di ponsel dari jauh-jauh hari, sehingga saat kamu berada di tujuan tanpa Internet/Wi-Fi, kamu tetap bisa menggunakan navigasi Google Maps dengan lancar, seolah-olah kamu sedang online.

Dapat mengetahui titik kemacetan. Google Maps menjadi salah satu aplikasi yang dapat memberikan informasi di mana titik kemacetan terjadi. Dengan memanfaatkan keuntungan menggunakan Google Maps ini, kamu dapat menghindari titik kemacetan. Kalau memang ada opsi rute alternatif lain untuk menghindari kemacetan, Google Maps pasti akan menyediakannya untuk kamu.

Pit stop. Fitur yang juga masih cukup baru ini bisa kamu gunakan untuk mencari perhentian tambahan di tengah perjalanan utama. Seperti isi bensi, beli cemilan di supermarket terdekat atau sejenisnya. Tentunya ini jadi kemudahan yang bisa kamu manfaatkan tanpa harus menghapus rute perjalanan yang telah disusun.

Mencari koordinat GPS. Untuk menentukan koordinat lokasi yang tepat, kamu dapat menggunakan alat Latitude and Longitude dari iTouchMap. Kamu dapat memasukkan sebuah alamat untuk melihat koordinat garis lintang dan garis bujurnya, melihat garis lintang dan garis bujur setiap titik pada peta atau memasukkan koordinat dan melihatnya pada peta Google.

Cara Mengetahui Posisi Seseorang Melalui Google Maps Android

Ya, tak disangka teknologi zaman sekarang semakin hari semakin canggih. Kalau tadi di atas kita sudah membahas berbagai fungsi dari Google Maps, nah berikut ini kita akan membahas cara untuk mengetahui posisi seseorang melalui Google Maps.

Aplikasi yang paling banyak digunakan di dunia buatan Google ini mampu mencari keberadaan seseorang yang ingin kamu ketahui posisinya hanya dengan menggunakan nomor handphonenya saja. Google Mapa ini merekam data pada titik di mana orang yang kamu lacak. Cara kerjanya dengan mendeteksi titik terakhir di mana orang yang kamu lacak tersebut online.

Berikut cara mengetahui posisi seseorang melalui Google Map:

  • Pastikan di handphone kamu sudah terinstal aplikasi Google Map. Jika belum kamu bisa mengunduh di Google playstore untuk handphone Android dan Apps Store untuk pengguna iPhone. Selain itu cara mengetahui posisi seseorang dengan melalui Google Maps juga bisa dilakukan di komputer desktop ataupun laptop dan tersedia juga aplikasi Google Maps untuk operating system Windows, Machintos dan Linux.
  • Jika kamu tak mau pasang aplikasinya, kamu bisa menggunakan browser Google Chrome, Mozila, Safari dan lainnya. Untuk di browser telpon pintar ketik url m.google.com/maps sedangkan untuk browser PC cukup ketik google.com/maps tanpa m di depannya.
  • Aktifkan GPS yang ada di handphone kamu.
  • Masuk menu ADD FRIEND pada Google Maps kamu.
  • Masukkan nomor HP orang yang ingin kamu lacak.
  • Langkah selanjutnya invite teman atau orang yang ingin kamu lacak posisinya. Saat orang yang kamu invite tersebut menerima invitation kamu, maka Google Maps akan memberikan posisi teman kamu tersebut.

Ya, Google Maps merupakan satu diantara aplikasi Android yang mana aplikasi ini bermanfaat untuk mengetahui lokasi supaya tak tersesat menuju suatu tempat. Google mengaku pada awal tahun ini, mereka mulai mencari kode ID Seluler sebagai sinyal tambahan untuk lebih meningkatkan kecepatan dan kinerja pengiriman pesan. Google juga mengaku tidak pernah memasukkan ID Seluler ke dalam sistem sinkronisasi jaringannya, sehingga data segera dibuang dan mereka akan memperbaruinya agar tidak lagi meminta ID.

Google juga telah mengakui bahwa raksasa teknologi tersebut dapat mengetahui lokasi pengguna smartphone Android meski GPS tak aktif bahkan jika tak ada kartu SIM sekalipun. Sejak awal tahun 2017 ini, smartphone Android dapat menyimpan alamat melalui menara seluler terdekat meskipun layanan lokasi sedang dinonaktifkan. Data alamat tersebut akan dikirim kembali ke Google melalui data yang terenkripsi ke push notification dan sistem pengelolaan pesan ketika terhubung dengan internet.

Cara inilah yang tak terhindarkan oleh pengguna ponsel, meskipun GPS nonaktif, tidak ada kartu SIM atau pun saat ponsel telah dilakukan reset pabrik, Google masih bisa melacak lokasimu. Alhasil Google sebagai perusahaan di balik sistem Android ini dapat membuntuti penggunanya di manapun berada. Hal ini bahkan sudah dikonfirmasi oleh Google sendiri.

Hal itu tentu amat merugikan sekaligus berisiko bagi para pengguna yang tidak ingin kehilangan privasinya. Misalnya saja bagi korban kekerasan dalam rumah tangga yang hendak mematikan layanan lokasi untuk menyembunyikan keberadaan mereka ataupun bagi aparat penegak hukum. Meski terenkripsi, tetap saja hal ini berpotensial bagi mata-mata atau hacker untuk meretas data yang dimiliki pengguna Android, karena setiap ponsel memiliki ID unik yang dapat dikaitkan dengan data lokasi.

Ya, itulah penjelasan tentang aplikasi Google Maps di atas tersebut. Gimana? Sangat berguna bukan? Penggunaannya juga bisa dibilang sangat mudah. Nah sekian dulu penjelasan kali ini, semoga bermanfaat…

« Previous Post
Next Post »